10 Teknik Penting Desain Manipulasi

1. Render gambarmu

Manipulasi gambar adalah sebuah desain hasil gabungan dari beberapa gambar yang diolah oleh software pengolah gambar (Photoshop, Corelpaint, dsb) menjadi sebuah karya desain yang artistik.

Sekarang kita bayangkan sebuah gambar pohon, yang kta perlukan adalah gambar pohon yang terdiri dari batang, daun, bayangan pohon, daun yang berguguran, belum lagi bayangan-bayangan lain yang perlu diambil.

Banyak cara yang dapat kita gunakan di photoshop untuk memotong (masking) gambar, para pemula biasa menggunakan lasso, color range, extract. Bagi yang sudah pro biasa mereka menggunakan Pen tool, atau channel.
Untuk alternatif lain mungkin anda perlu menggunakan software pihak ketiga yang sudah menyediakan pluginnya buat photoshop yaitu Vertus Fluid Mask. Software ini begitu sempurna memotong gambar yang tipis seperti rambut dan helai daun yang jatuh.
Fluid Mask
Software ini sudah terkenal di kalangan desain grafis terkemuka di dunia, dan mereka mengakui kehandalan produk ini.
Tapi bagi saya, semua tergantung dari gambar yang ingin kita potong, jika detailnya tipis, dan memiliki background yang kontras. Penggunaan Channel adalah pilihan yang tepat.
Jika gambar sedikit memiliki lekukan dan detail tipis, seperti kotak, gambar gedung, atau berbentuk ellips, square, stars. Penggunaan pen tool adalah yang terbaik.

2. Bayangan

Saya terkadang cukup stress dengan hal yang satu ini. Memanipulasi sebuah gambar adalah menggabungkan beberapa photo/gambar yang memiliki tingkat kontras yang berbeda, bayangan yang berbeda, serta warna yang berbeda. Hasilnya yang kita inginkan adalah manipulasi yang realistik. Dalam hal ini penguasaan tool-tool di photoshop dituntut tinggi. Kejelian mata dan jenis layar juga menentukan. Layar LCD adalah pilihan tepat untuk manipulasi gambar. Bayangan gambar yang kita hapus akan nampak lebih jelas di layar LCD dibandingkan layar CRT.
Shadow
Manipulasi photo/gambar intinya adalah membawa keluar sesuatu yang tak mungkin di dunia nyata. Focus bayangan termasuk salah satu aspek yang diyakini desainer untuk mewujudkan itu.
Desain diatas ini tidaklah begitu sempurna, tetapi bisa mewakilkan apa yang ingin saya sampaikan disini

3. Proporsi

Proporsi gambar juga memegang peranan penting dalam merancang sebuah manipulasi gambar. Anda mungkin memasang gambar sepatu yang diletakkan lebih besar dari kotak sepatunya atau orang yang lebih besar daripada ukuran rumahnya.
brodi/Phektion-Equidae
Maka ingatlah selalu ukuran photo ketika anda mulai meletakkannya. Ingatlah bahwa sebuah gunung harus lebih jauh daripada gambar didepannya, seperti contoh pada gambar dibawah ini. Ukuran real antara gapura dengan kuda yang keluar, ukuran gunung dengan istana atau ukuran istana dengan gapura/kuda.

4. Penggunaan Tekstur

Tekstur penting dalam pembuatan sebuah desain, juga penting dalam manipulasi photo. Tekstur membuat desain anda menjadi lebih kuat dan dalam. Jika desain anda bersifat gelap, anda pasti banyak menggunakan tekstur kasar dan kotor, seperti retakan tanah atau dinding yang berlumut. Jika desain anda bersifat lembut mungkin anda menggunakan tekstur kertas, landscape alam, awan, dinding atau juga warna solid yang halus. Banyak gambar-gambar tekstur yang bisa anda dapatkan di internet seperti di www.bluevertigo.com.ar. Mereka banyak link ke tempat distribusi gambar tekstur.

Pemilihan tekstur seperti dibawah ini tepat dengan tema yang diambil yaitu Awake. Tekstur retakan tanah digabung dengan gambar abstract 3D, di beri effect sinar dan blending
Nemuis and Destiny952-Wake

5. Photo-photo

Penggunaan photo yang ingin digabungkan juga mesti di perhatikan, cobalah selaraskan dengan ide yang ingin anda sampaikan. Gambar yang tajam dengan gambar yang buram atau yang membias memiliki kegunaan yang berbeda.
Contoh gambar dibawah ini:

  1. Gambar blur tidaklah tepat untuk digunakan ke dalam desain manipulasi photo, dengan tujuan yang berbeda mungkin bisa tapi tidak dalam manipulasi photo. Gambar akan sulit diletakkan pada media berwarna atau tekstur yang di overlay.
  2. Gambar kedua tepat sekali untuk digunakan ke dalam desain manipulasi photo, karena ukuran yang besar, bersih, tajam, pandangan yang luas dan angle yang tepat. Gambar ini juga tepat digunakan untuk tekstur background desain anda.
  3. Bentuk gambar yang ketiga sangat sulit untuk digunakan, karena terlalu kompleks dan banyak image kecil dan buram, dan jika masih anda gunakan, gambar seperti mobil tidak akan terlihat tajam dan nyata.
  4. Foto terbaik dalam manipulasi foto, mudah merendernya, mudah memaskingnya, jelas, tajam serta bisa digunakan dalam berbagai desain manipulasi photo

Image Examples

6. Blending warna

Tidak semua gambar bisa cocok dengan background yang anda buat, nah disinilah peran blending di photoshop. Penggunaan Photo Filters dan Gradient Map dapat mengatasi permasalahan ini. Tools ini dapat mempertajam warna yang anda gunakan, mengkomposisi warna beragam menjadi lebih seragam dengan background dan gambar lainnya, sehingga desain tampil lebih kuat dan dalam.
Fiorinox-Spring
Gambar diatas adalah contoh komposisi warna yang baik dalam manipulasi photo. Kita bisa melihat berbagai komposisi warna bunga yang beraneka warna menjadi selaras dengan warna kulit wajah dan background warna biru.
Warna pink, putih, kuning, dan orange terblending dengan baik, perhatikan warna gambar awal yang akan anda masukkan lalu setelah komposisi desain selesai, gunakan Photo Filter atau Gradient Map untuk memanipulasi warna dan gambar menjadi serasi.

7. Focuskan pada spot inti desain anda

Ketika menciptakan sebuah desain, anda pasti ingin mata orang tertuju pada spot-spot penting dalam desain sehingga maksud desain anda tersampaikan. Banyak teknik yang bisa kita gunakan. Salah satu caranya adalah pengolahan pada pewarnaan, penggunaan Hue and Saturation, pengaturankontras pada detail spot tertentu di desain anda.
timic and eigeni-Leave In Style
Seperti contoh gambar yang hebat diatas ini, disini warna api yang menjalar begitu menyala diantara warna lainnya sehingga api terlihat lebih nyata menjalar di bagian jas dan pegunungan (background).
Api disini adalah spot yang menarik untuk dilihat pertama kali, bahkan mengalahkan gambar jas.

8. Penggabungan gambar

Gambar-gambar atau photo-photo seperti sebuah teka-teki, tanpa mereka anda tak akan pernah memecahkan teka-teki di pikiran anda. Maka pilihlah dengan hati-hati gambar atau photo yang akan anda manipulasi.
Anda perlu memiliki rencana untuk desain anda, siapkan kertas dan pensil. Gambar kasar desain anda diatas kertas kanvas atau kertas gambar. Curahkan semua ide anda, mungkin anda membutuhkan 1 atau 2 menit untuk menggambarnya. Setelah sketsa anda selesai carilah gambar-gambar yang tepat dan cocok dengan sketsa yang anda buat.
ishbu-Dancers Odyssey
Satu lagi contoh unik dan menarik diatas ini, desain ini sangat menarik perhatian saya, perhatikan pada gambar background, pada bunga, kaset tape. Ada atmospere yang segar didalamnya, semua komposisi mengalir dengan jelas dan tentu saja ini menjadi keuntungan sendiri buat desain anda.

9. Penggunaan C4D

Tak semua pengguna Photoshop mengenal files C4D. Files C4D adalah files yang dikeluarkan oleh sebuah software bernama Cinema 4D.Kebanyakan penggunaan software ini pada bentuk-bentuk abstract, tetapi bisa memberikan penampilan yang menarik pada desain anda. Lihat contoh penggunaan C4D dengan tools blending di bawah ini. Gambar background dan kapal terlihat lebih dalam, tapi jangan tertipu ini semua bukan hasil dari tools photoshop tetapi murni menggunakan software C4D, peran photoshop disini hanyalah pada tools blending.
Penggunaan C4d dalam manipulasi photo dapat meningkatkan kualitas desain anda, seperti dalam kasus gambar dibawah ini.
Exile-At Worlds End

10. Perdalam transformasi gambar anda

Teknik terakhir adalah memperdalam bentuk asli gambar atau photo yang anda gunakan, karena gamabar awal yang anda masukkan masih memiliki kekurangan dan masih terlihat kaku dan baku. Berikan mereka pernak-pernik sehingga membentuk gambar yang berbeda dan cocok dengan sketsa awal anda.
Seperti contoh gambar bonsai dibawah ini, dari sebuah gambar bonsai yang masih berada dalam potnya berubah menjadi sebuah gambar bonsai yang seakan-akan menjulang ke langit, padalah hanya menggunakan gambar yang sama, yaitu gambar bonsai, awan dan backgound. Gunakanlah tools duplicate layer (ctrl-j), liquify, atau free distortion.
pkw-Eternal Inferno
Tetaplah ingat pada 10 cara diatas. terapkan beberapa kali dan teruslah berlatih, perhatikan poin-poin yang saya sampaikan dan mudah-mudahan pada suatu hari anda akan menjadi seorang pemanipulasi photo yang hebat

(disadur ulang dari artikel Smashing Magazine)

5 thoughts on “10 Teknik Penting Desain Manipulasi”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *