<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hidup Berkualitas, Tak Sekedar Kuantitas &#187; Redaksi</title>
	<atom:link href="http://www.triwibowo.com/tag/redaksi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.triwibowo.com</link>
	<description>Desain Grafis dan Inspirasi</description>
	<lastBuildDate>Sun, 17 Jul 2011 04:06:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.3</generator>
<image>
<link>http://www.triwibowo.com</link>
<url>http://www.triwibowo.com/wp-content/mbp-favicon/Favicon.jpg</url>
<title>Hidup Berkualitas, Tak Sekedar Kuantitas</title>
</image>
		<item>
		<title>Tugas Staff Redaksi (Wartawan, Redaktur, Pemred, Artistik)</title>
		<link>http://www.triwibowo.com/tugas-staff-redaksi-wartawan-redaktur-pemred-artistik</link>
		<comments>http://www.triwibowo.com/tugas-staff-redaksi-wartawan-redaktur-pemred-artistik#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Mar 2010 01:58:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bowo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Desain Grafis]]></category>
		<category><![CDATA[Desain koran]]></category>
		<category><![CDATA[Redaksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.triwibowo.com/?p=1483</guid>
		<description><![CDATA[1. Tempatkan diri Anda sebagai pembaca. (Redaktur) Langkah untuk menjauh dari pekerjaan anda, sebelum Anda menulis atau mengedit (ini penting), lalu bertanya: &#8220;Jika saya seorang pembaca, bagaimana berita ini ingin saya tampilkan, bukan diceritakan dalam teks?&#8221; Kadang-kadang berita dapat berupa foto atau ilustrasi, tetapi sering hal itu akan menjadi lebih sederhana, dengan hanya-teks pemancing untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://farm3.static.flickr.com/2754/4446194651_d612dfaaf0_o.jpg" alt="desk" width="550" height="125" /></p>
<h2>1. Tempatkan diri Anda sebagai pembaca. (Redaktur)</h2>
<p>Langkah untuk menjauh dari pekerjaan anda, sebelum Anda menulis atau mengedit (ini penting), lalu bertanya<span id="more-1483"></span>: &#8220;Jika saya seorang pembaca, bagaimana berita ini ingin saya tampilkan, bukan diceritakan dalam teks?&#8221; Kadang-kadang berita dapat berupa foto atau ilustrasi, tetapi sering hal itu akan menjadi lebih sederhana, dengan hanya-teks pemancing untuk membaca, dengan sekilas informasi yang mungkin menarik pembaca ke dalam subjek</p>
<h2>2. Rencana lebih awal, dan sering. (Pemred dan Redaktur)</h2>
<p>Hampir setiap cerita memiliki semacam potensi grafis. Tapi banyak cerita menentang presentasi visual pada batas waktu tertentu: Entah foto yang harus diambil pada awal proses, grafis yang perlu diteliti dan dibuat awal, atau hanya sebuah ilustrasi,  semua dikonseptualisasikan dan dieksekusi. Kuncinya adalah membawa rekan-rekan redaksi Anda untuk melakukan ketiga fungsi tersebut ke dalam proses sedini mungkin. Meminta ide-ide mereka, bahkan jika cerita Anda tidak sepenuhnya matang. Mereka mungkin ingin menunda eksekusi visual sampai Anda memberi mereka lampu hijau resmi, tapi setidaknya mereka bisa mulai berpikir tentang hal itu.</p>
<h2>3. Buatlah tim. (Fotograper, Wartawan, Koordinator Visual)</h2>
<p><img src="http://farm3.static.flickr.com/2789/4446194567_13c9243075_o.jpg" alt="pers" width="500" height="375" /></p>
<p>Jika cerita ini cukup penting, pertimbangkan untuk mengundang seorang fotografer atau seniman grafis, sejak awal, tentu saja. Tujuannya bukan untuk mengirim mereka keluar dan mencatat hal-hal visual sudah anda tulis. Tujuan dalam banyak contoh akan memungkinkan mereka untuk melakukan pelaporan visual mereka sendiri serta penelitian, dengan cara melengkapi dan memperkuat, tetapi tidak perlu mengulangi, informasi yang telah berkumpul untuk teks.</p>
<h2>4. Pikirkan sebuah grafis. (Desainer Grafis)</h2>
<p><img src="http://farm3.static.flickr.com/2752/4446989904_e721019892_o.jpg" alt="grafis2" width="500" height="672" /><br />
<img src="http://farm3.static.flickr.com/2701/4446215895_d2ac61d0f7_o.jpg" alt="grafis" width="500" height="633" /></p>
<p>Bagaimana terjadinya? Apa prosesnya? Apa timeline peristiwa yang menuju berita yang Anda liput? Siapa pemain kuncinya? Untuk setiap cerita yang anda, pertimbangkan apakah sebuah bar chart, pie chart, garis, peta lokasi, atau lainnya. Grafis jelas akan sangat membantu. Dan dalam menetapkan permintaan Anda bergeraklah sedini mungkin. (Pada saat yang sama, anda harus realistis pada keterbatasan staf Anda. Tidak setiap cerita dapat membawa sebuah grafis, foto, atau bahkan jika itu layak sekalipun. Buat hubungan dengan koordinator seni dan layout, bernegosiasi, dan ikuti beberapa item berikutnya yang tercantum di bawah ini, dan Anda akan meningkatkan kesempatan Anda mendapatkan grafis yang besar untuk memantapkan berita anda.)</p>
<h2>5. Bawakan banyak bahan untuk desainer dan layouter. (Wartawan)</h2>
<p><img src="http://farm3.static.flickr.com/2590/4446969232_f74bcdea43_o.jpg" alt="interview" width="500" height="374" /></p>
<p>Anda tidak dapat memberi mereka (tenaga grafis) terlalu banyak bahan baku bekerja. Mereka tidak harus menggunakan itu semua, tetapi mereka akan sangat menghargai Anda. Jika terdapat informasi tentang nama dan nomor telepon sumber. Sebuah sketsa (oleh Anda sendiri maupun sumber) menunjukkan di mana atau bagaimana sesuatu terjadi. Resource foto (baik dipinjamkan atau diberikan secara permanen) dari sumber tertentu dapat digunakan dalam desain, dan dalam sebuah grafis, sebagai sumber daya untuk gambar, atau hanya sebagai referensi Anda yang dapat anda gunakan dikemudian hari sekaligus untuk menambah “warna” dalam tulisan Anda. Bahkan hal-hal seperti laporan tahunan dan operasi manual akan bermanfaat bagi anda dan para staff desain grafis serta layouter.</p>
<h2>6. Pelajari bagaimana koran lain mengcover sebuah berita secara visual. (Wartawan)</h2>
<p><img src="http://farm5.static.flickr.com/4056/4446969026_366eace6f3_o.jpg" alt="photographer" width="500" height="333" /></p>
<p>Ketika Anda melakukan penelitian Anda, perhatikan koran lain dalam meliput cerita. Apakah mereka menyebutkan ada gambar (foto) yang tersedia. Berbagilah informasi ini dengan koordinator layout atau redaktur Anda; sarankan pada mereka untuk membentuk organisasi berita. (organisasi berita terbaik memiliki banyak teman di seluruh negeri yang akan menukar gambar (foto) dengan imbalan yang baik)</p>
<h2>7. Jangan sia-siakan waktu para fotografer atau desainer grafis anda. (Wartawan, Redaktur)</h2>
<p><img src="http://farm5.static.flickr.com/4068/4446999240_e9170816bd_o.jpg" alt="editing" width="500" height="421" /></p>
<p>Jika semua kebutuhan berita Anda adalah tentang politisi yang bercita-cita tinggi, silakan bertanya kepada agen pers untuk foto handout orang itu. Anda mungkin “membeli” kembali sejam atau dua jam untuk staf fotografer, yang akan lebih baik digunakan untuk mengcover berita yang memiliki sudut visual yang benar-benar menarik untuk itu. Demikian pula, jika Anda menulis sebuah berita tentang seorang seniman lokal yang melakukan karya seninya dengan sketsa atau cat air, tanyakan apakah Anda dapat meminjam karya seni tersebut, atau berikan dia ruang buat karyanya pada satu ataun dua berita anda. Karya tersebut dapat discan dan diedit secara digital dengan cepat dan semua itu dapat dilakukan dalam kurun waktu yang tidak lama. Anda akan menghemat banyak waktu.</p>
<h2>8. Ungkapkan minat anda  pada karya foto atau grafis staff anda. (Redaktur)</h2>
<p><img src="http://farm3.static.flickr.com/2803/4446999284_69df19a7a4_o.jpg" alt="photo" width="500" height="500" /></p>
<p>Ini penting untuk Anda mengetahui dari awal apakah gambar dan kata-kata berita (judul) sesuai. Ini bukan bagian dari tenggat waktu yang ingin Anda tanamkan. Check kembali dan lihat bagaimana berita dan bahan bakunya datang bersama-sama; dukung mereka jika semuanya bergerak dalam arah yang benar, dan jika tidak, tunjukkan revisi dan solusi, bukan cuma omelan dan luapan emosi.</p>
<h2>9. Jangan ikut campur terlalu banyak. (Redaktur)</h2>
<p><img src="http://farm5.static.flickr.com/4053/4446969176_50fc101215_o.jpg" alt="perss" width="500" height="371" /></p>
<p>Jangan bertanya, &#8220;bisakah saya lihat bukti bahwa ada acara akhir pekan besar bersama walikota?&#8221; atau bertanya, &#8220;ambil foto walikota di sudut barat laut diatas atap gedung kantornya dengan gaya rambutnya yang tertiup angin, atau sedang mengendarai sepeda, atau saat dia tertawa terbahak-bahak.&#8221; Fotografer yang baik adalah jurnalis visual yang harus diberikan cukup waktu untuk menafsirkan cerita secara visual. Jangan perlakukan dia seperti budak produksi yang segala momen anda yang mengatur. Biarkan dia mengeksplor kemampuannya mengambil foto, agar bisa belajar dan bermanfaat lebih buat kedepan.</p>
<h2>10.Jangan lupa untuk memberikan petunjuk pada desainer atau redaktur. (Pemred)</h2>
<p>Itu salah satu hal untuk mengembangkan hubungan baik antara fotograper, wartawan dan desainer grafis. Semua perencanaan dan sebuah kerja sama paling hebat seduniapun tidak akan berjalan dengan baik jika Anda tidak menepuk pundak para “buruh yang terbaring di Koran” tentang apa yang akan terjadi diluar sana. Banggakan mereka dan dukung penuh usaha mereka agar dapat dibawa untuk proses yang semakin baik.<br />
<a title="crossroads by Tri Wibowo, on Flickr" href="http://www.flickr.com/photos/22879822@N06/4446999194/"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2777/4446999194_08878701cd_o.jpg" alt="crossroads" width="500" height="333" /></a><br />
Wartawan hampir selalu menjadi orang-orang yang dihormati diantara rekan-rekan visual mereka (Desainer Grafis, Layouter). Dan orang-orang seperti desainer grafis, fotograper dan layouter sejak proses awal hampir selalu berusaha mendapatkan yang terbaik untuk menampilkan halaman mereka. Seorang redaktur akan melakukan yang terbaik nya untuk menampilkan tulisan wartawan; sedangkan seorang desainer rewel mungkin akan tdk peduli (berita Anda akan menunjukkan hal itu). Kesatuan mereka dibawah kepemimpinan seorang Pemred yang tangguh akan menghasilkan berita yang akan diingat orang untuk selamanya</p>
<p>by : <a href="http://www.ronreason.com" target="_blank">Ron Reason</a><br />
Alih Bahasa : <a href="http://www.triwibowo.com/tentang-saya" target="_blank">Tri Wibowo</a><!--more--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.triwibowo.com/tugas-staff-redaksi-wartawan-redaktur-pemred-artistik/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Makhluk Penghuni Redaksi Kapuas Post</title>
		<link>http://www.triwibowo.com/makhluk-penghuni-redaksi-kapuas-post</link>
		<comments>http://www.triwibowo.com/makhluk-penghuni-redaksi-kapuas-post#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2009 09:18:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bowo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kapuas Post]]></category>
		<category><![CDATA[Redaksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://triwibowo.com/?p=287</guid>
		<description><![CDATA[Berikut saya perkenalkan kepada pembaca makhluk-makhluk penghuni redaksi Kapuas Post : Gusti Yusri Jabatan Pemimpin Redaksi Kapuas Post plus General Manager. Pendiam tapi gokil, beliau memimpin sejak Kapuas Post berdiri (gile bener). Hobinya colak colek Bachtiar, Ferdi, Joko, Ika (ih&#8230;yang ini tak berani die&#8230; PREMAN COI) Kusmalina Jabatan Redaktur Senior. Ibu satu anak ini terlihat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut saya perkenalkan kepada pembaca makhluk-makhluk penghuni redaksi Kapuas Post :<span id="more-287"></span><br />
<a title="Gusti-Yusri" href="http://www.flickr.com/photos/22879822@N06/3224402412/"><img class="alignleft" src="http://farm4.static.flickr.com/3088/3224402412_411771da6a_t.jpg" alt="Gusti-Yusri" width="74" height="100" /> </a><br />
<span style="color: #ffff00;"><strong> Gusti Yusri</strong></span><br />
Jabatan Pemimpin Redaksi Kapuas Post plus General Manager. Pendiam tapi gokil, beliau memimpin sejak Kapuas Post berdiri (gile bener). Hobinya colak colek Bachtiar, Ferdi, Joko, Ika (ih&#8230;yang ini tak berani die&#8230; PREMAN COI)</p>
<p><a title="Kusmalina" href="http://www.flickr.com/photos/22879822@N06/3224406854/"><img class="alignleft" src="http://farm4.static.flickr.com/3520/3224406854_f858d25b70_t.jpg" alt="Kusmalina" width="74" height="100" /> </a><br />
<span style="color: #ffff00;"><strong> Kusmalina</strong></span><br />
Jabatan Redaktur Senior. Ibu satu anak ini terlihat semakin manis sejak melahirkan, makin kurus die. Redaktur satu ini memiliki disiplin paling tinggi di keredaksian, jago ngomel tapi terkadang lembut, kuat makan tapi baik hati&#8230;ceile kebanyakan dipuji nih</p>
<p><a title="Mahala" href="http://www.flickr.com/photos/22879822@N06/3223516423/"><img class="alignleft" src="http://farm4.static.flickr.com/3446/3223516423_bed0ddd4bd_t.jpg" alt="Mahala" width="71" height="100" /> </a><br />
<span style="color: #ffff00;"><strong> Mahala</strong></span><br />
Jabatan Unknown alias tak jelas. Bisa dibilang redaktur, bisa juga dibilang sekretaris. Punya falsafah hidup yang tinggi. Pernah mengajukan ke pemerintah kalo hari jumat itu diberi tanggal merah karena dianggap hari Mall Sedunia. Tapi ada yang menarik dari ibu yang satu ini, konon katanya beliau kaya raya dan masih SINGLEEEEEE&#8230;uhui. Yah saya doakan semoga cepat dapat jodoh, bakallah saye nih udah kawen! kalau tadak hmmmm&#8230;..serasa mimpi. Udah kaye single lagi</p>
<p><a title="Ade-M-Iswadi" href="http://www.flickr.com/photos/22879822@N06/3228395766/"><img class="alignleft" src="http://farm4.static.flickr.com/3082/3228395766_f8cc956be0_t.jpg" alt="Ade-M-Iswadi" width="74" height="100" /> </a><br />
<span style="color: #ffff00;"><strong> Ade M Iswadi</strong></span><br />
Jabatan Redaktur Senior, beliau sekarang tak berada ditempat karena memang beliau kerjanya di daerah Sintang. Dikarenakan keluarganya berada disana, maka beliau meminta pindah di daerah itu. Tak banyak yang bisa saya ceritakan mengenai beliau karena udah lama kami tidak hidup bersama&#8230;hiks sedih</p>
<p><a title="Ikasari-Septiana" href="http://www.flickr.com/photos/22879822@N06/3224406174/"><img class="alignleft" src="http://farm4.static.flickr.com/3106/3224406174_9b67bd4537_t.jpg" alt="Ikasari-Septiana" width="71" height="100" /> </a><br />
<span style="color: #ffff00;"><strong> Ikasari Septiana</strong></span><br />
Jabatan Artistik. Saya enggan menceritakan mengenai ibu satu anak ini, takut kalau pulang nanti bakal dicegat dan dikeroyok, maklum beliau preman terkenal di lantai 3 Gedung Graha Pena ini, katanya sih mau memperluas daerah kekuasaan sampai ke daerah Flamboyan dan sekitarnya, saya pernah diajak untuk ikut bergabung tetapi saya menjawab &#8220;Maaf bu, saya cuma bisa bantu buatin Baliho dan brosur kampanye buat ibu, ngga digaji juga tak apa-apa&#8221;. Tapi sebentar lagi kami bakal kehilangan ibu satu ini karena beliau bakal hijrah ke Solo, katanya disana ngga banyak preman, siapa tahu bisa jadi caleg disana.</p>
<p><a title="Ferdi-Ardian" href="http://www.flickr.com/photos/22879822@N06/3224378576/"><img class="alignleft" src="http://farm4.static.flickr.com/3105/3224378576_45cec6f6af_t.jpg" alt="Ferdi-Ardian" width="68" height="100" /> </a><br />
<span style="color: #ffff00;"><strong> Ferdi Ardian</strong></span><br />
Jabatan Artistik. Beliau ini berhati lembut, karena beliau selain menjabat artistik, beliau juga seorang gitaris handal grup band terkenal Lemon Tea. Albumnya banyak, saya kenal ama Luna Maya kan dari beliau, cuma karena saya ngga doyan ama Luna saya serahkan dia sama Ariel, yah itung-itung amal lah. Beliau kalau tertawa tak berbunyi, suka menghilang jika diperlukan abah, ngga suka makanan yang berminyak dan aneh-aneh, takut gemuk kali ya. Beliau juga satu-satunya pencetus Bike 2 Work di lingkungan Graha Pena ini tapi akhir-akhir ini beliau ngga pernah pake sepeda lagi&#8230;ada apa ya?</p>
<p><a title="Joko-Hardyanto" href="http://www.flickr.com/photos/22879822@N06/3223540589/"><img class="alignleft" src="http://farm4.static.flickr.com/3297/3223540589_023cdfa4a8_t.jpg" alt="Joko-Hardyanto" width="67" height="100" /> </a><br />
<span style="color: #ffff00;"><strong> Joko Hardyanto</strong></span><br />
Jabatan Artistik. Beliau ini dipandangan orang Arab dianggap pendosa karena beliau jago ngambar en melukis. Sebagian orang Arab menganggap pekerjaan itu haram (katenye&#8230;)&#8230;kasihan deh lu. Bapak satu anak ini sering bolak balik Siantan-Gang Rumput, jadi kalo kekantor wajahnya seringkali terlihat lesu kayak kekurangan cairan. Capek atau kebanyakan disedot ya?. Satu yang tak pernah berubah dari beliau kalo di depan kamera gayanya pasti sama, kayak jendral abis dipecat. Ada satu tambahan lagi, bapak ini memiliki hawa mistis, katanya sih dia keturunan tak langsung dukun Situbondo. Beliau suka akan hal gaib dan aneh di dunia, lalu dicocokkan dengan primbon online yang udah ratusan tahun beliau buat. Dengan kata lain beliau termasuk penemu dan pencetus Primbon di Indonesia</p>
<p><a title="Bachtiar" href="http://www.flickr.com/photos/22879822@N06/3224378184/"><img class="alignleft" src="http://farm4.static.flickr.com/3312/3224378184_40929ce1e3_t.jpg" alt="Bachtiar" width="72" height="100" /> </a><br />
<span style="color: #ffff00;"><strong> Bachtiar</strong></span><br />
Jabatan Artistik. Saya sempat khawatir dengan calon pengantin ini, udah mau kawin tapi masih suka colak-colek sama abah (sebutan kami pada pak Pemred). Jangan-jangan&#8230;.. . Ah ngga lah, tapi mungkin aja iya soalnya ada suatu penyakit di keredaksian ini lebih tepatnya suatu syndrom yang selalu menginggap ke salah satu pegawainya. Jika mereka tak lagi pegawai disini maka penyakit itu memilih satu orang untuk dihinggapi. Kami sebut syndrom itu ANUSCOLIPIA. Jadi seperti ada gatal-gatal di sekitar liang (hmmm) terus pikirannya mulai ingin colak-colek, terutama nyolek para kaum adam&#8230;..IHHHHHH</p>
<p><a title="Uray Rendra" href="http://www.flickr.com/photos/22879822@N06/3224405976/"><img class="alignleft" src="http://farm4.static.flickr.com/3535/3224405976_82cd2f7f9b_t.jpg" alt="Uray" width="75" height="100" /> </a><br />
<span style="color: #ffff00;"><strong> Uray Rendra</strong></span><br />
Jabatan Desain Iklan. Anak satu ini lemah sekali dalam hal ingat-mengingat, selalu kelupaan membawa barang. Sedikit narcist dan diduga sebagai penyalur TKI ke luar negeri (wahhhh gawat)&#8230;.becanda. Beliau ini tempat kerjanya suka yang sempit-sempit, mungkin bisa lebih terasa dan punya taste. Tapi yang pasti orangnya baek, rajin, gokil, cuma sedikit nakal&#8230;. ahhhhh kok gitu sehh<!--more--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.triwibowo.com/makhluk-penghuni-redaksi-kapuas-post/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

