Bayu Wirawan Setelah berkelana di antara semak dan pepohonan di sebuah pulau yang dinamakan pulau Majang. Akhirnya adikku kembali dengan kondisi yang mengenaskan, badan kurus dan hitam. Bulu tumbuh dimana-mana. Usut punya usut ternyata beliau telah 10 tahun hidup membaur dengan monyet-monyet dan kera hutan di Danau Sentarum.

Setelah beberapa minggu tinggal di kota Pontianak beliau sudah mengenal sepatu, nasi dan sendok hingga akhirnya mengenal Handphone. Tak ayal lagi beliau lalu hanyut berjam-jam surfing di internet lewat hp-ya.

SUNGGUH MENGENASKAN

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.